Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi
Birokrasi (KemenPAN-RB) Tasdik Kinanto mengungkapkan hingga kini masih
banyak terjadi pemborosan penggunaan anggaran pemerintah daerah untuk
membiayai aparatur. Karenanya dia meminta daerah harus menggunakan
anggaran dengan tepat sasaran.
"Jangan belanja pegawai digunakan untuk belanja barang atau sebaliknya," ujar Tasdik dalam keterangan persnya, Sabtu (22/6).
Masalah distribusi dan kebutuhan SDM aparatur khususnya di daerah,
lanjutnya, masih merupakan persoalan serius. Banyaknya pegawai yang
tidak sesuai kompetensi merupakan beban bagi pemda bersangkutan. Karena
itu, formasi pegawai yang akan ditetapkan nanti benar-benar disesuaikan
kebutuhan riil.
"Formasi CPNS kali ini harus sesuai kebutuhan daerah. Itu sebabnya
setiap daerah yang mengajukan usulan harus melampirkan analisa jabatan
dan beban kerja. Juga prediksi kebutuhan pegawai selama lima tahun agar
bisa dilihat apakah benar perlu penambahan pegawai atau tidak," beber
Tasdik yang merangkap Plt Deputi SDM Aparatur ini.
Ditambahkannya, rekrutmen CPNS dari pelamar umum akan dilaksanakan
sekitar Oktober. Dengan catatan, honorer kategori dua (K2) sudah
diselesaikan dahulu.
Dia juga menyinggung mengenai maraknya politisasi birokrasi yang banyak
terjadi di daerah. Alhasil banyak PNS yang karirnya stagnan karena jadi
korban politisasi.
“Saya mengajak PNS harus netral dan harus mempunyai prinsip kuat, jangan mudah dipolitisasi oleh kelompok tertentu,” tandasnya.
sumber: jpnn.com